Sebuah Desa di Pelosok Tasik Diresmikan Jadi Desa Broadband, Menteri Terpaksa Gunakan Kendaraan Ini

Direktur Jenderal Informasi Komunikasi Publik Niken Widiastuti memukul gong pertanda pembukaan rangkaian sosialisasi 3 tahun pemerintahan Jokowi - JK di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (10/12/2017). (sumber : TribunJabar.id)

Desa ini berada di area perbukitan yang bisa ditempuh sekitar tiga jam perjalanan dari Tasikmalaya bernama Desa Mandalamekar Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya.

Jalan menuju desa ini merupakan jalan khas perbukitan yang terjal dan di sebagian jalan rusak ditemui batu berukuran cukup besar

Selain itu, jalannya kecil tidak bisa dilalui bus, kendaraan besar yang masuk hanya sebatas elf dan truk.

Rombongan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) yang datang menumpang helikopter Mabes Polri tiba di desa ini pukul 14.45 WIB.

Guna menunjang pembangunan Indonesia melalui desa, Menkominfo Rudiantara bersama Mendes PDTT Eko Putro Sanjoyo, meresmikan Desa Mandalamekar, Tasikmalaya sebagai Desa Broadband

Desa Broadband adalah program yang dilakukan Kementrian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) dalam rangka pengembangan potensi desa melalui pemanfaatan teknologi dan informasi.

Rudiantara menjelaskan, program tersebut adalah hasil dari kerjasama dari berbagai pihak, diantaranya warga setempat, penyedia layanan, dan relawan Teknologi dan Informasi (TIK) bersama pemerintah setempat dan pusat sehingga akses internet dapat dirasakan di Desa Mandalamekar.

Karena pembangunan yang dilakukan pemerintah, kata Rudiantara, bukan hanya di kota-kota besar, namun juga di desa-desa demi mengatasi masalah ketimpangan di Indonesia.

Rudiantara berharap dengan adanya akses internet, Desa Mandalamekar terus termotivasi untuk memajukan desa, juga dapat sebagai contoh desa lainnya di Indonesia.

Selain itu, Rudiantara juga menganjurkan warga desa untuk menggunakan internet sebaik-baiknya serta tidak ikut serta menyebarluaskan informasi yang tidak benar dan menganjurkan kebencian.

“Karena sudah ada Undang-undangnya, jangan sampai ada yang dihukum karena ketidaktahuan. Sebarlah kebaikan dan kebenaran, semoga berkah” tutup Rudiantara.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya, Dirjen TIK, Staf Khusus Kepresidenan, dan para Kepala Desa Kecamatan Jatiwaras. Kemudian acara ditutup dengan penandatanganan sertifikat dan pemukulan gong oleh Mendes dan Menkominfo.

Sumber : http://jabar.tribunnews.com/2017/12/10/sebuah-desa-di-pelosok-tasik-diresmikan-jadi-desa-broadband-menteri-terpaksa-gunakan-kendaraan-ini

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan