Monitoring Dana Desa Tahap 3 (tiga) Pembangunan TPT Saluran Air Toha Desa Sariwangi Kecamatan Sariwangi

Unsur Muspika, Tim Pendamping Kecamatan, dan Ketua TPK berfoto bersama di lokasi kegiatan pembangunan TPT Saluran Air Toha Dusun Kertasari. (dok ; Dadang Suherly)

Sariwangi , (20/11/2018). Dana Desa Tahap 3 (tiga) Pemerintahan Desa Sariwangi  sebesar Rp. 289.788.200,- (dua ratus delapan puluh sembilan juta tujuh ratus delapan puluh delapan ribu dua ratus rupiah) di proyeksi-kan untuk 3 (kegiatan) diantaranya digunakan untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Saluran Air Toha. Kegiatan pembangunan tersebut berlokasi di Kedusunan I (satu) Kertasari yang merupakan Pembangunan fisik terakhir dengan bantuan Dana Desa di akhir tahun Anggaran 2018, dan saluran tersebut juga merupakan batas alam yang dijadikan batas Desa antara Desa Sariwangi dan Desa Jayaputra. Pembangunan tersebut bertujuan untuk memaksimalkan fungsi penyaluran air dan menjaga ketahanan tanah yang berada di saluran tersebut agar kuat dan kokoh.

Kondisi awal saluran air toha sebelum pembangunan. (dok : Dadang Suherly)

Baca juga : Pembangunan fisik terakhir dengan bantuan Dana Desa di akhir tahun Anggaran 2018

Pengecekan ke lokasi pembangunan TPT Saluran Air Toha Dusun Kertasari. (dok : Dadang Suherly)

Pada hari Kamis 15 November 2018, kegiatan pembangunan tersebut  didatangi beberapa unsur Muspika, Pendamping Pesa, Pendamping Kecamatan, Tim Pengelola Kegiatan (TPK)  dan Aparatur Pemerintahan Desa Sariwangi. Kehadiran Mereka ke lokasi tersebut untuk melakukan monitoring Pembangunan TPT Saluran Air Toha Desa Sariwangi Kecamatan Sariwangi yang menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2018. Tujuan Monitoring untuk mengamati/mengetahui perkembangan dan kemajuan, identifikasi dan permasalahan serta antisipasi-nya/upaya pemecahannya.

Kepala Desa Sariwangi (kiri), Sekretaris Camat (tengah), dan Perwakilan Dari Polsek Leuwisari, Berbincang Terkait Monitoring Dana Desa Tahap 3 (tiga). (dok : gyamphkanp)

Dalam kesempatan tersebut unsur muspika melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas  Pembangunan TPT Saluran Air Toha Desa Sariwangi Kecamatan Sariwangi yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2018. Pengecekan kualitas pembangunan tersebut sebagai upaya perkembangan dan identifikasi pembangunan tersebut dan berupaya memberikan masukan jika terkendala masalah untuk segera di antisipasi. Kualitas pembangunan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan dan memiliki kualitas yang baik, namun harus tetas ada planning lainnya jika terkendala masalah terutama dengan factor cuaca yang tidak menentu saat ini.

Sekretaris Kecamatan yang mewakili Camat Sariwangi, Bapak Sofyan, S.IP. mengungkapkan “dalam pelaksanaan pembangunan ini, mengingat waktu pelaksanaan  pembangunan di akhir tahun anggaran yang sangat mepet sehingga harus memiliki pemetaan agar waktu dalam pembangunan tersebut selesai sesuai ketentuan dan kualitas yang baik pula”. Selain waktu dalam pembangunan Sekmat juga mengimbau TPK untuk membuat laporan agar tidak mepet ke akhir tahun anggaran. “Penyelenggara segera melakukan pelaporan dan mengatur terkait penyerapan anggaran, penyaluran tenaga kerja agar sesuai dengan perencanaan terutama terkait pelaporan agar tidak mepet apalagi sampai ke awal tahun” tambahnya.

Baca Juga : Launcing Dana Desa Tahap 3 (tiga) Desa Sariwangi Tahun Anggaran 2018

Ketua TPK, Drs Mulyadi. (dok : gyamphkanp)

Terkait dengan pembangunan ini Ketua TPK, Drs. Mulyadi menyambut baik atas monitoring yang dilakukan saat ini dengan harapan memberikan dampak dan masukan terbaik untuk TPK sendiri dalam pembangunan Desa. “Kegiatan pembangunan ini berawal dari aspirasi masyarakat terutama Kedusunan I (satu) Kertasari  agar membenahi saluran ini yang sangat bermanfaat di hilirnya bagi masyarakat yang memiliki Sawah dan Kolam ikan yang kemungkinan kemudian hari menjadikan suatu sumber untuk produk Desa Sariwangi”. “Adapun hasil dari kegiatan ini ada beberapa masukan bukan pembangunannya tapi masalah teknis terutama penyaluran tenaga kerja namun Alhamdulillah untuk pembangunan seperti ini SDM di Desa Sariwangi juga sudah banyak yang mampu dan bisa melakukannya tanpa perlu tambahan tenaga kerja dari luar desa lain” ungkapnya menambahkan.

Di sisi lain dengan cuaca yang tidak menentu seperti ini akan berdampak buruk bagi kualitas pembangunan. “Untuk antisipasi kualitas bangunan dengan kondisi cuaca seperti ini, Kami mengontrol ke lokasi pembangunan apalagi saat cuaca mulai mendung dengan menutupi bangunan dengan daun, karton, kantong semen atau dengan benda lain yang bisa melindungi bangunan tersebut dari tetesan air hujan agar kualitas bangunan tetap terjaga” Drs. Mulyadi menambahkan. Memang upaya-upaya tersebut hanya untuk meminimalkan agar kualitas bangunan dan pembangunan tetap terjaga walau mungkin sangat berbeda kualitas antara saat musim hujan atau saat musim panas/kemarau.

Kepala Desa Sariwangi Bapak Muslim berbincang dengan Ketua TPK Desa Sariwangi Drs. Mulyadi terkait Pembangunan TPT Saluran Air Toha. (dok : Dadang Suherly)

Semoga Dana Desa tahap 3 (tiga) Desa Sariwangi segera selesai terutama pembangunan fisik-nya dan memiliki kualitas yang baik sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik pula oleh masyarakat. Dan untuk ke depannya berharap Dana Desa dipergunakan bukan hanya untuk pembangunan fisik Desa namun juga untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan memberdayakan masyarakat diharapkan akan dapat menggali potensi Desa oleh masyarakat Desa itu sendiri untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa agar dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Sariwangi ke depannya. (gyamphkanp).

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan