Posyandu Desa Sariwangi

Sariwangi (04/10/2018). Pengertian Posyandu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan,(Cessnasari. 2005). Definisi Posyandu adalah wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait, (Departemen Kesehatan RI. 2006). Posyandu adalah pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dan keluarga berencana. (Effendi, Nasrul. 1998: 267). Dari definisi diatas, Kegiatan posyandu juga tidak hanya menitikberatkan untuk pelayanan kesehatan untuk bayi dan ibu hamil saja, akan tetapi pelayanan kesehatan secara umum baik jompo, manula, tua, muda, lelaki, perempuan, yang berupaya memelihara kesehatannya. Petugas terkait pun membimbing dan membina masyarakat untuk memberikan solusi untuk dan tentang kesehatannya.

Ibu Ida dan Ibu Nina Sudaryani,S.PD (kiri) (Kader Posyandu Desa Sariwangi dan Tenaga Penggerak Desa). (dok : gyamphkanp)

Poyandu Melati Dusun Kertasari Desa Sariwangi Kecamatan Sariwangi melaksanakan kegiatan rutinnya, yakni melakukan kegiatan dalam upaya pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini berlokasi di halaman Kantor Kepala Desa Sariwangi. Kegiatan rutin ini biasanya dilaksanakan setiap hari selasa minggu pertama di setiap bulannya, namun saat ini dilaksanakan setiap hari kamis minggu pertama disetiap bulannya. “Kami melaksanakan kegiatan ini (posyanduu-red.) setiap hari Kamis di minggu pertama disetiap bulannya untuk dusun kertasari, nah…  untuk minggu kedua di bulan yang sama dilakukan di posyandu di dusun leuwipeusing setiap hari Rabu dan minggu ketiganya dilaksanakan di dusun bojongpetir setiap hari Rabu juga” Ungkap Nina Sudaryani, S.PD. (Kader Posyandu Desa Sariwangi dan Tenaga Penggerak Desa).

Bidan Rizka Amalia, A.Md. sebagai bidan Desa Sariwangi, sedang memeriksa salah satu warga yang datang di Posyandu Melati. (dok : gyamphkanp)

Di Desa Sariwangi terdapat 4 (empat) Posyandu dari 3 (tiga) dusun yang berada di Desa Sariwangi :

  1. Posyandu Melati Kp. Kertasari (Dusun Kertasari) kegiatan dilaksanakan setiap hari kamis di minggu pertama disetiap bulan-nya;
  2. Posyandu Mawar Kp. Bojongpetir (Dusun Bojongpetir) kegiatan dilaksanakan setiap hari rabu di minggu ketiga disetiap bulan-nya;
  3. Posyandu Pertiwi I Kp. Cibiru (Dusun Leuwipeusing) ) kegiatan dilaksanakan setiap hari rabu di minggu kedua disetiap bulan-nya;
  4. Posyandu Pertiwi II Kp. Leuwipeusing (Dusun Leuwipeusing) kegiatan dilaksanakan setiap hari rabu di minggu kedua disetiap bulan-nya.

Daftar CU (Akseptor KB Aktif) di Desa Sariwangi

Periode September 2018

DUSUN JML KK JUMLAH PENDUDUK PESERTA KB AKTIF/CU
L P TOTAL IUD MOP MOW IMP SUN PIL KOND JUMLAH TOTAL
A B A B A B A B A B A B A B A B
KERTASARI 418 709 701 1,410 38 22 5 16 39 28 16 1 1 115 51 77
BOJONGPETIR 240 402 388 790 12 6 3 8 56 14 13 1 92 21 80
LEUWIPEUSING 259 510 456 966 22 1 5 5 64 9 11 1 2 2 109 11 87
JUMLAH 917 1,621 1,545 3,166 72 29 13 29 159 51 40 3 3 2 316 83 244

Sumber : TPD Sariwangi September 2018

Berikut ini adalah jenis-jenis alat Kontrasepsi yang yang digunakan Warga Desa Sariwangi :

  1. IUD (Intra Uterine Device) Atau Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) atau yang masyarakat kenal dengan spiral, merupakan alat kontraspesi berbentuk huruf T yang dipasang di dalam rahim;
  2. Medis Operatif Wanita (MOW) atau disebut juaga Tubektomi merupakan proses sterilisasi pada wanita yang melibatkan langkah pemotongan serta pengikatan saluran tuba falopi;
  3. Implan atau susuk adalah salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang dapat Ibu pilih untuk menjarakkan kehamilan. Terdapat tiga jenis implan, yaitu norplan (6 batang) dengan lama kerja 5 tahun, implanon (1 batang) dengan lama kerja 3 tahun, dan indoplan atau jadena (2 batang) dengan lama kerja 3 tahun;
  4. Suntikan progestin atau Suntikan DMPA diberikan tiap 3 bulan atau 90 hari, sedangkan suntikan NE diberikan tiap 2 bulan atau 8 minggu dilanjutkan tiap 12 minggu mulai suntikan kelima;
  5. Pil Progestin (minipil), Alat kontrasepsi ini harus diminum setiap hari pada jam yang sama.Terdapat 2 macam kemasan berisi 35 pil levonogestrel atau noretindron dan 28 pil desogestrel. Cara penggunaan hampir sama dengan pil kombinasi, namun dengan aturan yang lebih ketat;
  6. Kondom Pria dan Wanita. Jika dibandingkan dengan alat kontarsepsi lainnya, maka kondom merupakan alat kontrasepsi yang paling dikenal masyarakat, terutama yang dikhususkan bagi pria. Namun, kini telah beredar kondom bagi wanita; yang hampir mirip dengan kondom pria, namun harus dipasang di mulut vagina 8 jam sebelum melakukan hubungan seksual;
  7. Untuk alat kontrasepsi yang satu ini wagra Desa Sariwangi tidak ada yang menggunakannya, tapi alangkah baiknya kita mengetahui definisi tentang MOP. Medis Operatif Pria (MOP) atau Vasektomi merupakan prosedur medis yang melibatkan penutupan saluran vas deferens pada pria. Medis Operatif Pria (MOP) Adalah salah satu cara kontrasepsi pada pria.

Antusiasme warga Desa Sariwangi tentang KB (keluarga berencana) sangat positip, dengan itu mencerminkan bahwa warga sangat peduli dengan kesehatannya khususnya Ibu hamil dan Balita. Walau asumsi msyarakat terhadap Poyandu terkadang hanya untuk Ibu dan Balita, namun persepsi itu harus segera dihilangkan karena di posyandu juga pelayanan kesehatan untuk semua kalangan. Dengan adanya kegiatan posyandu masyarakat juga bisa mengetahui gejala-gejala yang terjadi pada dirinya untuk sisi kesehatannya. Sedikit peribahasa dari penulis “Menjaga Lebih baik daripada mengobati”, mari kita berpartisipasi ke posyandu. “Ayo ke Posyandu”. (gyamphkanp).

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan