MUSRENBANGDes Desa Sariwangi Tahun Anggaran 2019

Sariwangi, (07/10/2018). Musyawarah Desa merupakan forum permusyawaratan yang diikuti oleh Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat Desa untuk memusyawarahkan hal yang bersifat strategis dalam penyelenggaraan Pemerintahan. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Hal yang bersifat strategis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:

  1. penataan Desa;
  2. perencanaan Desa;
  3. kerja sama Desa;
  4. rencana investasi yang masuk ke Desa;
  5. pembentukan BUM Desa;
  6. penambahan dan pelepasan Aset Desa; dan
  7. kejadian luar biasa.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDes) lebih teknis, yaitu menindaklanjuti prioritas belanja yang telah ditetapkan oleh Musyawarah Desa menjadi lebih rinci seperti perhitungan teknis, rencana anggaran biaya dan jadwal pelaksanaan kegiatan. Karena itu Musrenbangdes merupakan domain pemerintahan desa (kepala dan perangkat desa), tentu saja dalam proses musrenbangdes pemerintahan desa tetap melibatkan BPD dan perwakilan kelompok masyarakat untuk menjamin mandat Musyawarah Desa diimplementasikan dalam perencanaan yang lebih teknis.

Sambutan Kepala Desa Sariwangi Bapak Muslim (tengah). (dokumentasi – gyamphkanp)

Berlokasi di Aula Kantor Kepala Desa Sariwangi, pada hari Kamis tanggal 20 September 2018 Desa Sariwangi telah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDes) Tahun Anggaran 2019. Musyawarah tersebut dihadiri beberapa unsur yakni Unsur Kecamatan, Unsur BPD, Kepala Desa dan Perangkat Desa, LPM, TPK, Kepala Upt, Kesehatan, Pendamping Kecamatan, Pendamping Desa Sariwangi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Pengurus BUMDes, serta para Ketua RW dan RT se-Desa Sariwangi.Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDes) Tahun Anggaran 2019, dibuka oleh Moderator sekaligus Sekretaris Desa Sariwangi Ibu Rostiani. Selanjutnya sambutan dari Kepala Desa Sariwangi Bapak Muslim. Dalam sambutannya Kepala Desa Sariwangi mengungkapkan, “Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDes) Tahun Anggaran 2019 ini dilaksanakan setelah dilaksanakannya Musyawarah Dusun. Namun warga Desa Sariwangi untuk perencanaan pembangunan usulannya hanya untuk pembangunan fisik, mudah-mudahan tahun berikutnya ada usulan untuk pembangunan pemberdayaan masyarakat”. Memang sejak adanya Dana Desa (DD) di Desa Sariwangi masih konsen untuk pembangunan fisik sesuai dengan usulan warga Desa Sariwangi.

Ibu Een Mulyati, S.IP. (kiri tengah), Kasi Pemerintahan Kecamatan Sariwangi dan Nana Setia Permana, S.IP. (kanan tengah) Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Sariwangi. dan H. Dungani, AMd. Kep. (kanan), Kepala UPT PUSKESMAS Sariwangi. (dokumentasi – gyamphkanp)

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDes) Tahun Anggaran 2019 dibahas pula tentang masa bhakti Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sariwangi akan segera berakhir, tepatnya di bulan Desember 2018. Dalam acara tersebut KASI Pemerintahan Kecamatan Sariwangi Ibu Een Mulyati, S.IP., membeberkan tentang Tupoksi BPD, masa bhakti dan undang-undang terkait dengan BPD. Masa Jabatan Anggota BPD baru periode tahun 2019 sampai dengan 2024 (6 tahun), sesuai dengan masa jabatan Kepala Desa. “Masa Jabatan baru periode tahun 2019 sampai dengan 2024 (6 tahun), SK harus sesuai dengan Perda No. 2 Tahun 2018 dan Keanggotan BPD untuk penduduk 5000 orang sebanyak 7 Orang dan salah satunya harus ada keterwakilan perempuan didalamnya” ujar Ibu Een Mulyati, S.IP.

Kasi PMD Kecamatan Sariwangi, Bapak Nana Setia Permana, S.IP., dalam sambutannya juga menambahkan bahwa periode masa bhakti 2019-2024, Kepala Desa harus mengangkat stap Sekretaris BPD dengan kritera yang sesuai aturan pemerintah. Karena selama ini disetiap desa se-kabupaten Tasikmalaya bukti laporan kegiatan BPD jarang sekali dibukukan. Himbauan pemerintah ini memang untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme Anggota BPD. Dalam sambutannya Bapak Nana Setia Permana, S.IP, “RKPJMDes selama 6 tahun harus dilaporkan Kepala Desa, Masa jabatan Kepala Desa berakhir bulan April atau bulan Agustus. Setelah dilantik dan diberi SK oleh Bapak Bupati Kabupaten Tasikmalaya,  Anggota BPD selanjutnya membentuk panitia dan mempersiapkan pemilihan Kepala Desa” begitu ujarnya. Pemilihan Kepala Desa sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Oktober atau November 2019.

Adapun hasil dari Musyawarah tersebut disepakati sebagai berikut :

  1. Pelaksanaan musyawarah pembentukan BPD maksimal bulan Oktober agar segera terealisasi pembentukan BPD sebelum dilantik oleh Bapak Bupati Kabupaten Tasikmalaya;
  2. Kepala Desa harus mengangkat stap sekretaris BPD setelah pelantikan BPD;
  3. Fasilitas umum seperti (Madrasah atau Sekolah) yang belum di hibah-kan kepada Desa tidak dapat di danai oleh Dana Desa;
  4. Prioritas pembangunan Desa Sariwangi Tahun 2019 adalah : Saluran Air belakang Puskesmas Sariwangi, Saluran Air Blok Talang Cigugur-Jati, Lanjutan Aaluran Air Surangga, Jalan Lingkungan Dusun Bojongpetir, TPT Sawah Lega, Saluran Air Jalan Cibiru – Leuwipeusing, Saluran Air Leuwipeusing – Pasir, Saluran Air dan Jalan Setapak Kp. Cibiru, Rabat menuju Jalan Pasir, Saluran Air Babakan Jengkol dan Lanjutan Jalan Setapak Makam Pasir Cilenga Tonggoh.

Dana Desa yang akan direalisasikan untuk 11 prioritas tersebut namun mengacu kepada APBD. Sehingga kemudian hari untuk realisasi-nya akan dipilih beberapa pembangunan fisik dari 11 prioritas tersebut diatas sesuai dengan anggaran yang disalurkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya. (gyamphkanp).

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan